Berita Oplosan

Lagi, Oplosan Renggut Nyawa di Malang Selatan

Lagi, Oplosan Renggut Nyawa di Malang Selatan

Stop Oplosan

Tak ada habisnya, orang meninggal karena minum minuman keras. Sepekan lalu, pemuda tewas di Bululawang seusai kerja bakti dusun, giliran pria di Kepanjen meninggal dunia akibat miras karena merayakan pertemuan–korban pulang rantau. Pesta miras adalah budaya?

Oplosan berujung maut ini terbilang isu yang merebak di seputaran Kepanjen atau dekat markas kepolisian Kabupaten Malang. Info meninggalnya korban miras oplosan, menyebar dari mulut ke mulut hingga ke seberang desa (timur Stadion Kanjuruhan–red).

Tidak banyak orang mau berkomentar. Begitu juga pihak kepolisian. Meski satu dua orang petugas, mengetahuinya. Beberapa Sumber terpercaya Memontum.com memilih bungkam dengan tidak ingin identitasnya ditulis sebagai Sumber informasi.

“Sing siji md wingi sore. Sing siji kritis di wava. Aku oleh info arek iku teko kerjo merantau trus moleh ng panjen 2 dino gk moleh, (Satu meninggal kemarin sore, satu meninggal di Wafa. Saya dapat info dari pemuda, itu dari pulang kerja rantau dan tidak pulang 2 hari), ” ungkap Sumber Memontum.com.

Informasi lain didapat, baru tadi siang, Kamis (7/6/2018), satu pemuda dimakamkan. Satu lainnya masih dirawat di rumah sakit. Seorang anggota polisi yang tinggal dekat rumah duka pun mengetahui adanya pria meninggal. Tapi tidak jelas ceritanya. “Gak Paham (karena apa Mas…. tp mau onok info arek MD (meninggal–red),” ungkapnya.

Adanya tragedi minuman keras oplosan tersebut, tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. Adapun keterangan jika dilaporkan, beberapa kali, pihak kepolisian menyebut bila korban meninggal dikarenakan sakit organ dalam.

Minum minuman keras, bagi sebagian masyarakat, dianggap sebagai budaya atau kebiasaan yang wajar. Meski demikian, budaya minum miras “berlebihan” dapat berujung maut dan merugikan keluarga.

Apalagi di bulan Ramadan, dimana warga dapat bahagia berkumpul dengan keluarga. Sayangnya, bagi sejumlah keluarga, bulan Ramadan mungkin menjadi bulan untuk mengenang kepergian salah seorang saudara, karena miras.

Bagaimana juga pihak kepolisian telah berusaha keras menindak para penjual minuman keras sejak awal 2018. Bahkan, beberapa saat lalu, lokasi produksi trobas (miras lokal) daerah Gedangan, ditindak di 2 titik, termasuk dalam Operasi Pekat Semeru 2018, pihak kepolisian menyita beribu liter minuman keras berbagai jenis. (Santoso FN)

Artikel ini diambil dari Memontum

Artikel Lainnya

RUU Minuman Beralkohol Bikin Kaum Misqueen Cuma Kebagian Oplosan

Berita Oplosan
RUU Minuman Beralkohol Bikin Kaum Misqueen Cuma Kebagian Oplosan

Buntut dari kematian lima warga Tasikmalaya, Jawa Barat awal Oktober lalu, seorang teman sekampung mereka yang bekerja di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK)

BACA ARTIKEL
Pria 39 Tahun di Palangka Raya Tewas Usai Tenggak Satu Botol Bir

Berita Oplosan
Pria 39 Tahun di Palangka Raya Tewas Usai Tenggak Satu Botol Bir

Seorang pria tewas setelah menenggak sebotol bir dan minuman Malaga

BACA ARTIKEL
Korban Miras Oplosan Bertambah Satu, Sembilan Nyawa Melayang

Berita Oplosan
Korban Miras Oplosan Bertambah Satu, Sembilan Nyawa Melayang

Korban tewas akibat pesta miras oplosan bertambah menjadi 9 orang, 2 lainnya masih kritis.

BACA ARTIKEL
Diduga Tenggak Miras Oplosan, Dua Siswi SMP di Purwakarta Ini Teler

Berita Oplosan
Diduga Tenggak Miras Oplosan, Dua Siswi SMP di Purwakarta Ini Teler

Kedua gadis remaja ditemukan tidak sadarkan diri setelah menenggak miras hingga overdosis

BACA ARTIKEL
Pesta Miras Oplosan di Majalengka Telan Tiga Nyawa

Berita Oplosan
Pesta Miras Oplosan di Majalengka Telan Tiga Nyawa

tiga warga di Kabupaten Majalengka tewas usai menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan.

BACA ARTIKEL