Fakta Alkohol

Serba-Serbi Minuman Alkohol Tradisional Indonesia

Kata siapa minuman alkohol hanya di Barat? Banyak kebudayaan Indonesia yang menggunakan minuman beralkohol sebagai bagian dari adat. Cek artikel berikut!

Stop Oplosan

Kalau denger kata ‘minuman alkohol’ apa yang muncul di pikiran kamu? Mungkin banyak yang berpikir kalau minuman tersebut adalah bagian dari budaya Barat, padahal sebenarnya Indonesia juga punya kebudayaan yang melibatkan minuman beralkohol (minol), lho.

Indonesia terdiri dari  berbagai macam budaya dan suku bangsa. Masing-masing suku punya ciri khas atau produk khas daerah yang biasanya menjadi kebanggaan dan bagian dari identitas masyarakat. Contohnya ada bahasa daerah, kuliner, tradisi, atau pakaian adat. Nggak cuma itu, ternyata sebagian daerah juga punya minol atau yang sering kamu kenal dengan miras ini dengan keunikan masing-masing!

Minol tradisional di Indonesia pun seringkali menjadi simbol kebersamaan dan bagian dari kebudayaan. Biasanya, minuman tradisional Indonesia ini berbahan dasar sari buah atau sari tumbuhan yang difermentasi dengan cara khas daerah tersebut.

 

Mau tahu apa saja minuman alkohol tradisional asal Indonesia yang populer? Yuk, simak artikel berikut!

- Tuak

Tuak merupakan salah satu kreasi minuman beralkohol yang paling populer, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki jenis tuak mereka sendiri. Tuak terbuat dari air beras atau air pohon kelapa yang didiamkan selama beberapa hari sampai terfermentasi. Biasanya, hasil fermentasi tersebut disuling lagi untuk mendapatkan alkohol yang tinggi dengan kisaran belasan persen. Tapi, nggak jarang juga ada hasil fermentasi yang langsung bisa dikonsumsi, lho! Mau coba? Harus di atas 21 tahun dulu, ya!

- Arak Bali

Minuman satu ini memiliki kadar alkohol yang lebih tinggi dari tuak, dengan kisaran 30%-50%. Uniknya arak Bali terletak pada fungsinya. Bukan, bukan untuk hanya diminum saat santai,rak Bali juga digunakan pada ritual-ritual tertentu dan upacara adat, lho! Sama dengan tuak, minuman inipun rata-rata berasal dari hasil fermentasi air kelapa dan buah-buahan lainnya. Nah, biasanya arak dicampur dengan sirup ataupun jus untuk memberikan rasa manis yang unik untuk peminumnya.

- Ballo

Berasal dari Sulawesi Selatan, Ballo awalnya dikenal sebagai minuman perjamuan untuk tamu-tamu kehormatan. Sekarang, penikmat minuman ini makin bertambah dan menjangkau sampai ke kalangan anak muda. Bahan baku Ballo bisa diambil dari pohon nipa, pohon lontar, maupun beras. Proses fermentasi dilakukan secara sederhana dengan pengendapan dan seringkali diikuti proses penyulingan, sama seperti minuman tradisional jenis lainnya.

- Cap Tikus

Minuman khas Minahasa ini baru saja dilegalkan pada bulan Januari lalu. Cap Tikus dibuat dari air nira atau sagu yang difermentasi dan disuling ulang untuk memperoleh kadar alkohol yang tinggi. Bahkan bisa mencapai kadar alkohol 40%! Untuk minum ini, diperlukan takaran konsumsi yang pas untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

 

Minuman beralkohol sendiri sudah merupakan budaya turun menurun di beberapa daerah di Indonesia. Minol berasal dari daerah yang beragam dan memang banyak jenisnya. Bahkan, sebagian masyarakat adat di Indonesia bergantung pada produksi minol tradisional sebagai mata pencaharian. Kalau dikembangkan menjadi sebuah usaha bisnis, kebayang nggak berapa banyak orang yang bisa diserap sebagai tenaga kerja usaha ini?

Sayangnya, industri ini dalam negeri kurang difasilitasi dan didukung oleh mayoritas pemerintah. Sehingga pada proses produksinya, patokan standar dari takaran serta metode pencampuran bahan-bahan di dalamnya-pun menjadi tidak jelas, atau hanya diketahui sekelompok masyarakat yang memang sering mengonsumsi minuman tersebut. Kalau saja, pemerintah melegalkan minuman alkohol tradisional ini seperti yang dilakukan pemerintah daerah Minahasa Selatan, masyarakat akan memilih membeli minuman yang sudah jelas keamanannya karena sudah dijamin standar mutu pemerintah, daripada mereka harus sibuk mencari dan meracik minuman alkohol sendiri, atau bahasa kekiniannya... ngoplos shaiii!

 

Sumber:

Kenali Jenis-Jenis Alkohol dan Perbedaannya!

7 Minuman Tradisional Beralkohol Khas Indonesia

Menilik Regulasi Minuman Beralkohol di Indonesia

Artikel Lainnya

Bandung Raya, Wilayah Paling Rawan Kasus Alkohol Ilegal

Fakta Alkohol
Bandung Raya, Wilayah Paling Rawan Kasus Alkohol Ilegal

Angka kematian korban oplosan di Bandung 5x lebih tinggi dibanding rasio nasional. Kok bisa? Baca artikel berikut ini.

BACA ARTIKEL
Oplosan: Buah Pelarangan Minuman Beralkohol ala Zaman Penjajahan

Fakta Alkohol
Oplosan: Buah Pelarangan Minuman Beralkohol ala Zaman Penjajahan

Ternyata, minuman oplosan sudah ada di Indonesia sejak zaman penjajahan. Cek faktanya berikut ini!

BACA ARTIKEL
Kenali Jenis-Jenis Alkohol dan Perbedaannya!

Fakta Alkohol
Kenali Jenis-Jenis Alkohol dan Perbedaannya!

Ini dia perbedaan alkohol metanol dan etanol, kenali dan waspada akan bahayanya

BACA ARTIKEL